Struktur DNA dan RNA
| English | Bahasa Indonesia |
|---|---|
| sugar-phosphate backbone/ˈʃʊɡə ˈfɒsfeɪt ˈbækbəʊn/ | tulang punggung gula-fosfat |
| nucleotide/ˈnjuːklɪɒtaɪd/ | nukleotida |
| base pair/beɪs peə/ | pasangan basa |
Tinjauan lebih dekat terhadap kode
- Anda telah mengenal DNA sebagai molekul informasi.
- Sekarang perhatikan dengan saksama bagaimana DNA dibangun.
- Strukturnya memungkinkan DNA menyimpan kode dan disalin secara tepat.
- Bentuknya menyimpan rahasia cara kerja gen.
Rantai gula-fosfat
- DNA dibangun dari unit nukleotida, masing-masing terdiri dari gula, fosfat, dan basa nitrogen.
- Gula dan fosfat saling berikatan membentuk rantai gula-fosfat.
- Dua rantai ini membentuk sisi panjang dari tangga spiral yang terpilin.
- Basa nitrogen mengarah ke dalam, membentuk anak tangga.

Dua sisi panjang tangga DNA terbuat dari … yang berulang
Tulang punggung setiap untai adalah rantai gula-fosfat yang bergantian; basa-basanya menonjol darinya.
Unit pengulangan asam nukleat — gula, fosfat, dan basa — adalah ____.
Setiap nukleotida adalah satu gula + satu fosfat + satu basa; banyak yang terhubung membentuk untai.
Pasangan basa membentuk anak tangga
- Setiap anak tangga adalah pasangan basa yang menghubungkan dua untai.
- A selalu berpasangan dengan T, dan G selalu berpasangan dengan C.
- Jadi kedua untai membawa informasi yang cocok dan komplementer.
- Membaca satu untai berarti Anda mengetahui untai lainnya dengan tepat.
Dalam pasangan basa DNA, guanin (G) selalu berpasangan dengan…
G berpasangan dengan C, dan A berpasangan dengan T — anak tangga tangga DNA adalah pasangan basa ini.
Perbedaan RNA
- RNA biasanya berupa untai tunggal, bukan heliks ganda.
- Gula yang digunakan adalah ribosa, bukan deoksiribosa seperti pada DNA.
- RNA menggunakan basa urasil (U) di mana DNA menggunakan timin (T).
- Perbedaan ini membuat RNA sesuai untuk tugasnya membawa salinan kode.
Ciri DNA atau RNA?
Urutkan setiap ciri struktural berdasarkan apakah itu milik DNA atau RNA.
RNA biasanya untai tunggal dan menggunakan urasil menggantikan timin.
RNA berbeda dari DNA: untai tunggal, gula ribosa, dan urasil menggantikan timin.
Pilih semua pernyataan yang benar tentang struktur DNA dan RNA.
Asam nukleat terbuat dari nukleotida, bukan asam amino. Tiga lainnya benar.
Aturan pasangan basa bersifat tetap: A–T dan G–C pada DNA (A–U dan G–C saat melibatkan RNA). A tidak pernah berpasangan dengan G, dan C tidak pernah berpasangan dengan T. Aturan ketat inilah yang membuat penyalinan dan pembacaan kode dapat diandalkan.
Menulis untai pasangan:
- Misalkan satu untai DNA membacakan $\text{G–C–A–T}$.
- Untai pasangannya harus membaca $\text{C–G–T–A}$ — setiap basa dipasangkan dengan pasangannya.
- Kesesuaian yang presisi inilah mengapa sel dapat menyalin DNA tanpa kesalahan.
DNA adalah heliks ganda dari dua rantai gula-fosfat, dengan basa nukleotida membentuk pasangan basa (A–T, G–C) sebagai anak tangga. RNA berbeda: biasanya untainya tunggal, menggunakan gula ribosa, dan memiliki urasil menggantikan timin. Struktur inilah yang memungkinkan kode disimpan dan disalin secara tepat.