Komunikasi Sel
| English | Bahasa Indonesia |
|---|---|
| signal/ˈsɪɡnl/ | sinyal |
| receptor/rɪˈseptə/ | reseptor |
| ligand/ˈlɪɡænd/ | ligan |
| target cell/ˈtɑːɡɪt sel/ | sel target |
Sel berkomunikasi satu sama lain
- Tubuh terdiri dari triliunan sel, namun mereka bertindak sebagai satu kesatuan.
- Untuk melakukan hal itu, sel harus terus-menerus mengirim dan menerima pesan.
- Satu sel melepaskan sinyal; sel lain mendeteksinya dan memberikan respons.
- Percakapan yang konstan ini menjaga seluruh organisme tetap bekerja bersama.
Sinyal dan reseptor
- Sinyal adalah molekul yang dikirimkan satu sel untuk memengaruhi sel lainnya.
- Molekul sinyal juga disebut ligan.
- Sinyal terdeteksi ketika mengikat reseptor yang sesuai pada sel target.
- Ligan dan reseptor saling cocok seperti kunci dalam gembok.
Mengapa sel-sel tubuh perlu berkomunikasi?
Sel harus berkomunikasi untuk bertindak bersama — tumbuh, bertahan, dan bereaksi sebagai satu tubuh yang terkoordinasi.
Hanya sel target yang bereaksi
- Sel target adalah sel yang membawa reseptor yang tepat.
- Hanya sel target yang dapat mendeteksi dan merespons sinyal tertentu.
- Sel lain tidak memiliki reseptor tersebut, sehingga sinyal melewatinya tanpa efek.
- Inilah cara satu sinyal dapat mencapai banyak sel tetapi hanya memengaruhi sebagian.
Molekul sinyal (ligan) dideteksi ketika berikatan dengan…
Ligan berikatan dengan reseptor spesifik, seperti kunci dalam kunci gembok, menyampaikan pesan.
Sinyal menempuh jarak berbeda
- Beberapa sel memberi sinyal melalui kontak langsung, yaitu menyentuh tetangganya.
- Beberapa mengirim sinyal lokal ke sel-sel di sekitarnya, seperti faktor pertumbuhan.
- Beberapa mengirim sinyal jarak jauh — hormon — melalui darah.
- Jaraknya bergantung pada seberapa jauh pesan harus sampai.
Sejauh mana sinyal bergerak?
Urutkan setiap jenis penandaan sel berdasarkan seberapa jauh pesan harus menempuh.
Sel yang memiliki reseptor yang tepat dan dapat merespons sinyal disebut sel ____.
Hanya sel target dengan reseptor yang sesuai yang merespons; sel lain mengabaikan sinyalnya.
Hormon dapat travels melalui darah untuk mencapai sel jarak jauh di seluruh tubuh.
Hormon adalah sinyal jarak jauh — mereka traveling dalam darah menuju sel target yang jauh.
Pilih semua pernyataan benar tentang komunikasi sel.
Sel hanya merespons jika memiliki reseptor yang sesuai, jadi tidak semua sel merespons setiap sinyal.
Hormon membanjiri seluruh tubuh, namun hanya beberapa sel yang bereaksi. Alasannya adalah reseptor: sebuah sel hanya akan bereaksi jika ia membawa reseptor yang sesuai. Tanpa reseptor, tidak ada respons — meskipun sinyalnya berada tepat di sana.
Adrenalin sebelum perlombaan:
- Kelenjar adrenal Anda melepaskan adrenalin ke dalam darah.
- Adrenalin mencapai hampir setiap sel di tubuh Anda.
- Namun hanya sel-sel yang memiliki reseptor adrenalin — jantung, otot, hati — yang bereaksi, mempercepat Anda untuk bertindak.
Sel berkomunikasi dengan mengirimkan sinyal (ligan) yang mengikat reseptor yang sesuai pada sel target. Hanya sel dengan reseptor yang tepat yang bereaksi. Sinyal berpindah melalui kontak langsung, secara lokal ke sel tetangga, atau jarak jauh melalui darah sebagai hormon.